BANDA ACEH - Komunitas Tatapan mengadakan Diskusi dan Sharing yang bertema "Memanusiakan Manusia" yang digelar di Universitas Kopi, Minggu (24/2/2019). Narasumber kegiatan ini di antaranya Pegiat Kesehatan Jiwa, Abdillah dan Founder Griya Schizofren Aceh, Khalida Zia.
Memanusiakan Manusia ini merupakan upaya untuk membuat manusia menjadi berbudaya atau berakal Budi, sesama manusia saling menghargai, dan tidak mengadili, bahkan kepada Orang Dengan Gangguan Jiwa (OGDJ) pun kita harus menghargai dia, jangan menjauhi dan mengkucilkan dia di dalam masyarakat. Tak sedikit masyarakat yang menyebut ‘orang gila’ terhadap seseorang yang mengalami gangguan kesehatan mental, tak boleh lagi masyarakat menyebut seseorang dengan sebutan ‘gila’ pada orang lain. Namun mereka yang menderita gangguan jiwa disebut dengan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Hal itu ditegaskan oleh Pegiat Kesehatan Jiwa, Abdillah.
Berpegang lah pada nilai keadilan, kesetaraan, serta nilai persaudaraan. Hak atas pelayanan, kesejahteraan, berpendapat, dan beraktivitas menjadi salah satu cara memanusiakan manusia tersebut. Bahkan seorang yang mengalami gangguan jiwa sekalipun tidak hilang haknya sebagai manusia.
Terimakasih kasih kepada pemateri Kak Abdillah dan Kak Khalida Zia, dan seluruh peserta yang sudah dapat berhadir dalam acara Diskusi dan Sharing ini yang dilaksanakan di Universitas Kopi. (RA)
Video Diskusi dan Sharing tentang Memanusiakan Manusia
https://www.youtube.com/watch?v=CS0OSXMXW2Q
Memanusiakan Manusia ini merupakan upaya untuk membuat manusia menjadi berbudaya atau berakal Budi, sesama manusia saling menghargai, dan tidak mengadili, bahkan kepada Orang Dengan Gangguan Jiwa (OGDJ) pun kita harus menghargai dia, jangan menjauhi dan mengkucilkan dia di dalam masyarakat. Tak sedikit masyarakat yang menyebut ‘orang gila’ terhadap seseorang yang mengalami gangguan kesehatan mental, tak boleh lagi masyarakat menyebut seseorang dengan sebutan ‘gila’ pada orang lain. Namun mereka yang menderita gangguan jiwa disebut dengan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Hal itu ditegaskan oleh Pegiat Kesehatan Jiwa, Abdillah.
Berpegang lah pada nilai keadilan, kesetaraan, serta nilai persaudaraan. Hak atas pelayanan, kesejahteraan, berpendapat, dan beraktivitas menjadi salah satu cara memanusiakan manusia tersebut. Bahkan seorang yang mengalami gangguan jiwa sekalipun tidak hilang haknya sebagai manusia.
Terimakasih kasih kepada pemateri Kak Abdillah dan Kak Khalida Zia, dan seluruh peserta yang sudah dapat berhadir dalam acara Diskusi dan Sharing ini yang dilaksanakan di Universitas Kopi. (RA)
Video Diskusi dan Sharing tentang Memanusiakan Manusia
https://www.youtube.com/watch?v=CS0OSXMXW2Q

Tidak ada komentar:
Posting Komentar